Tujuan dari Implementasi Sistem Informasi

March 10, 2021 0 Comments

Nama : Hilda Khafizhatul Khusna

NIM : 1803036065

Universitas : UIN Walisongo Semarang

Tujuan dari implementasi sistem informasi adalah supaya mencapai 6 strategi bisnis :

1. Operational excellence (Keunggulan operasional)

Peningkatan efisiensi untuk mencapai profitabilitas yang lebih tinggi. Sistem informasi, teknologi merupakan alat penting dalam mencapai efisiensi dan produktivitas yang lebih besar.

Misalnya, Sistem RetailLink Wal-Mart menghubungkan pemasok ke toko untuk sistem pengisian ulang yang superior

2. New products, services, and business models (Produk, layanan, dan model bisnis baru)

Model bisnis menjelaskan bagaimana perusahaan memproduksi, mengirimkan, dan menjual produk atau jasa untuk menciptakan kekayaan. Sistem dan teknologi informasi merupakan alat pendukung utama untuk produk, layanan, model bisnis baru.

Misalnya, Persewaan iPod Apple, iTunes, dan DVD berbasis Internet Netflix

3. Customer and supplier intimacy (Keintiman pelanggan dan pemasok)

a. Keintiman pelanggan

Melayani pelanggan dengan baik menyebabkan pelanggan kembali, yang dapat meningkatkan pendapatan dan keuntungan.

Misalnya, Hotel kelas atas yang menggunakan komputer untuk melacak preferensi pelanggan dan digunakan untuk memantau dan menyesuaikan lingkungan

b. Keintiman pemasok

Keintiman dengan pemasok memungkinkan mereka memberikan masukan penting, yang dapat menurunkan biaya.

Misalnya, Sistem informasi J.C.Penney yang menghubungkan catatan penjualan dengan produsen kontrak

4. Improved decision making (Pengambilan keputusan yang lebih baik)

Tanpa informasi yang akurat, manajer harus menggunakan prakiraan, tebakan terbaik, keberuntungan mengarah ke overproduksi, kekurangan produksi barang dan jasa alokasi sumber daya. Waktu respons yang buruk akan mendapatkan hasil yang buruk sehingga dapat meningkatkan biaya dan kehilangan pelanggan.

Misalnya, Dasbor digital berbasis web Verizon untuk memberi manajer data waktu nyata tentang keluhan pelanggan, kinerja jaringan, pemadaman saluran, dll.

5. Competitive advantage (Keunggulan kompetitif)

Memberikan kinerja yang lebih baik, pengisian lebih sedikit untuk produk unggulan, menanggapi pelanggan dan pemasok secara real time.Seringkali dicapai Ketika perusahaan mencapai salah satu dari empat keuntungan pertama

Misalnya, Dell: Profitabilitas yang konsisten selama 25 tahun; Dell tetap menjadi salah satu produsen PC paling efisien di dunia. Namun, Dell telah kehilangan beberapa keuntungannya karena pengikut yang cepat – HP

6. Survival (Bertahan hidup)

Teknologi informasi sebagai kebutuhan bisnis, dengan adanya  perubahan tingkat industry. Misalnya, Pengenalan ATM Citibank dan peraturan pemerintah yang membutuhkan pencatatan. Misalnya. Undang-Undang Pengendalian Zat Beracun, Undang-Undang Sarbannes-Oxley

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *